Terniang termenung sendiri
dalam ruang hampa
yang pengap
dalam ruang yang
sangat sunyi
dalam suasana hati
yang gundah gelisah
Disudut ruang
terbesis cahaya lilin
memberikan penerangan
diruang yang gelap
menyinari seluruh
sudut ruang dalam hati
yang s'lalu terniang
wajah yang dicinta
Wahai angin yang
bertiup kencang diluar sana
sudikah engkau
menyimpaikan isi hatiku
sebuah perasaan yang
sudah lama ku pendam
yang tak pernah
tersimpaikan dari mulutku yaog kaku
I B U .....,
dalam do'a ku meminta
maafmu
dalam tangis ku
memohon ampunmu
dalam mimpi ku
bersujud di kakimu
memohon ampun atas
dosa dan keselahanku padamu . . .:)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar